
PRESTASI LITERASI SD NEGERI 004 BATU AMPAR KOTA BATAM
Danish Muhammad Athar – Juara 2 Lomba Mendongeng FLS3N SD 2025 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau – Kemendikdasmen
Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
NO | NAMA | NIP. / NUPTK | PANGKAT / GOL. | JABATAN | ||
1 | PARIDAHELDANIS, S.Pd.SD | 197107221993042001 | PEMBINA UTAMA MUDA – IV/c | Penanggung Jawab | ||
2 | MUHAMMAD NUR ZEBUA, S.Pd.SD.,Gr. | 196705022021211002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Koordinator | ||
3 | ST FATIMAH NUR HAMSYARI M. | – | – | Sekretaris | ||
4 | ANISA KHALIDA RAHMADINA | – | – | Sekretaris | ||
5 | SANDI HASBULLAH, S.Kom | – | – | Dokumentasi | ||
6 | JULMAR ROVINO, S.Pd., Gr | 198407252009031006 | PENATA MUDA TK.I/ III.b | Bendahara | ||
7 | EDI PURWANTO, S.Pd., Gr | 199303032020121007 | PENATA MUDA/ III.a | Koordinator Literasi Baca Tulis | ||
8 | GUSTI KURNIA SYAHPUTRA, S.Pd., Gr | 199508222022211002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
9 | FRIDA SURYANI SARAGIH, S.Si., Gr | 198406052023212018 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
10 | N. ANDAYANI NAINGGOLAN, S.Pd., Gr | 197407202010012002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
11 | RUSMINI, S.Pd., Gr | 197610282022212001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
12 | YESSI SEREVINA SITINJAK, S.Pd., Gr | 199108242024212027 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
13 | ALDIAL PUTRA, S.Pd., Gr | 198604282022211020 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
14 | SUSANA JULIANTI, S.Pd., Gr | 199207022019032001 | PENATA MUDA/ III.a | Anggota | ||
15 | RESTU NISAI PAKPAHAN, S.Pd.I., Gr | 198201242008032002 | PENATA TK.I / III.d | Anggota | ||
16 | WARTILAH, S.Pd.SD., Gr | 196902102007012037 | PENATA / III.c | Anggota | ||
17 | HUSNI T, M.Pd., Gr | 197407202010012002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
18 | FENY TRISNA PUTRI, S.Pd., Gr | 198404182009032003 | PENATA / III.c | Anggota | ||
19 | FANY FOURINTINA, S.Pd., Gr | 199103092022212002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Koordinator Literasi Numerasi | ||
20 | PRAJA SYAPUTRA, S.Pd., Gr. | 198809222022211001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
21 | ASMAWATI, S.Pd., Gr. | 196712172022212001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
22 | AMRIZAL, S.Pd.SD., Gr. | 197410082021211001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
23 | PUTRI ANDRIANA, S.Pd | 199701242023212010 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
24 | RAHMAD HIDAYAT, S.Pd., Gr | 198805052023211016 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
25 | SAURMA NAIBAHO, S.Pd., Gr | 197709142023212006 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
26 | SRI MURTINI, S.Pd., Gr | 196811232022212001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
27 | VERA YANTI NABABAN, S.Pd., Gr | 197408212023212010 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
28 | SEMI ARTANTI, S.Pd., Gr | 197901142022212002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
29 | FAUZAN ARIEQ A. HAMBALY | – | – | Anggota | ||
30 | FIRMANSYAH, S.Pd., Gr | 199111152023211014 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Koordinator Literasi Digital | ||
31 | MUHAMMAD FADHIL, S.Pd., Gr | 199410172022211006 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
32 | LITA RENITASARI, S.Pd., Gr | 199309062020122007 | PENATA MUDA TK.I / III.b | Anggota | ||
33 | NUR IHSAN, S.Pd. | 198809112025211023 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
34 | PRADIPTA ZULMI, S.Pd., Gr | 198801092023211005 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
35 | TITIK RUSMIYATI, S.Pd., Gr | 197005052014062003 | PENATA MUDA/ III.a | Anggota | ||
36 | MELDA YANTI SIDABUTAR, S.Pd.K | 198510242023212012 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
37 | MAQBULLAH, M.Pd., Gr | 198111082022211001 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
38 | MUHAMMAD ARIFIN, S.Pd., Gr | 197711212022211002 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
39 | NURLIZA LESTARI, S.Pd. | 199707072023212014 | GURU AHLI PERTAMA / IX | Anggota | ||
Visi
Terwujudnya warga sekolah yang gemar membaca, cakap menulis, kritis berpikir, dan berkarakter, serta mampu memanfaatkan literasi untuk pembelajaran sepanjang hayat.
Misi


Danish Muhammad Athar – Juara 2 Lomba Mendongeng FLS3N SD 2025 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau – Kemendikdasmen

“Dunia maya adalah cermin dunia nyata. Melalui perspektif hukum, agama, dan hak asasi manusia, artikel ini membedah bagaimana etika berinternet menjadi benteng perlindungan diri dari cyberbullying dan hoax. Sebuah seruan aksi dari jantung pendidikan di Batam untuk internet yang lebih sehat.”

Menjadi Pahlawan Digital:
Wujud Nyata “Mulia dalam Akhlak, Cerdas dalam Ilmu” di SDN 004 Batu Ampar
Dunia internet itu luas sekali, ya? Seperti taman bermain raksasa tanpa pagar. Kita bisa belajar, menonton video lucu, hingga menyapa teman di tempat jauh dan menjelajah tanpa batas, namun kita perlu berhati-hati, jika tanpa kompas yang tepat, kita bisa tersesat. Tahukah kamu kompas yang digunakan kalau bermain digital? Namanya “aturan”.
Siswa-siswi SDN 004 Batu Ampar, Batam, telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pengguna teknologi, melainkan Pahlawan Digital yang menghidupkan motto sekolah: “Mulia dalam Akhlak, Cerdas dalam Ilmu dan baru saja meluncurkan kampanye keren tentang Etika Berinternet. Mereka mengingatkan kita bahwa meski kita tidak bertatap muka langsung, perasaan orang di balik layar tetap nyata.
Pesan untuk Para Pahlawan Cilik (Siswa SD)
1. Mulia dalam Akhlak: Etika di Balik Jempol
Motto “Mulia dalam Akhlak” bukan hanya slogan di gerbang sekolah, tapi tercermin dalam cara siswa berinteraksi di dunia maya. Kampanye “Etika Berinternet” mengajarkan bahwa satu komentar jahat bisa melukai hati orang lain. Implementasi nyata dari akhlak mulia ini terlihat dari:
a. Menjaga Lisan (dan Jempol): Menggunakan media sosial untuk menebarkan kebaikan, bukan hinaan.
b. Menghargai Privasi: Tidak memotret atau menyebarkan foto teman tanpa izin.
c. Empati Digital: Menyadari bahwa di balik layar ada manusia nyata dengan perasaan yang juga nyata.
• Cerdas Berinternet adalah sebagai berikut :
• Situasi
Lihat teman bikin video lucu
Dapat pesan berantai (BC)
Mau foto teman di Kelas
• Tindakan keren (pahlawan)
Kasih pujian atau like
Hapus atau tanya guru
Minta izin dulu
• Tindakan gak banget (penjahat digital)
Komentar menghina atau mengejek
Langsung share ke grup keluarga
Foto diam-diam untuk bahan candaan
Data Rapor Pendidikan 2025 menunjukkan buah dari pembentukan karakter ini, di mana indeks Karakter (A.3) mencapai kategori Baik dengan skor 61,01 (naik dari 59,5 di tahun sebelumnya). Bahkan, sub-indikator Beriman, Bertakwa, dan Berakhlak Mulia (A.3.1) mengalami kenaikan signifikan sebesar 5,03 poin menjadi 67,47.
2. Cerdas dalam Ilmu: Menjadi Detektif Informasi
Cerdas bukan hanya soal nilai matematika yang tinggi, tapi juga kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi—inilah inti dari “Cerdas dalam Ilmu”. Di era hoaks, siswa SDN 004 diajarkan menjadi Detektif Berita.
Kecerdasan ini dibuktikan dengan:
a. Kemampuan Literasi yang Tangguh: Berdasarkan Rapor Pendidikan 2025, Kemampuan Literasi (A.1) SDN 004 berada pada kategori Baik (skor 90%), menempatkan SDN 004 di Peringkat Atas (1-20%) secara Nasional. Siswa kita mampu memahami, merefleksi, dan mengevaluasi teks dengan sangat baik.
b. Nalar Kritis dalam Berinternet: Dengan kemampuan literasi yang kuat, siswa tidak mudah percaya pada berita palsu (seperti hoaks “es gabus beracun”) dan selalu melakukan cek fakta sebelum berbagi.
3. Sinergi Ilmu dan Akhlak: Literasi yang Menyelamatkan
Ketajaman ilmu tanpa akhlak bisa melahirkan perundungan siber (cyberbullying). Sebaliknya, akhlak tanpa ilmu membuat kita mudah dimanipulasi informasi bohong. SDN 004 Batu Ampar menyeimbangkan keduanya.
Buktinya, sekolah kita meraih skor tinggi dalam Iklim Keamanan Satuan Pendidikan (D.4) dan Pemahaman serta Sikap terhadap Perundungan (D.4.3) yang mencapai skor 75,52 (Naik 11,52 poin). Ini menunjukkan bahwa warga sekolah memiliki kesadaran tinggi untuk menciptakan lingkungan yang aman, baik di dunia nyata maupun digital.
Mengapa Ini Penting? (Sudut Pandang Akademisi & Orang Tua)
Secara ilmiah, apa yang dilakukan siswa SDN 004 Batu Ampar ini adalah fondasi dari Digital Citizenship (Kewarganegaraan Digital).
a. Membangun Empati di Balik Layar
Menurut teori Netiquette oleh Virginia Shea, aturan paling utama adalah “Remember the Human”. Tantangan terbesar anak-anak saat ini adalah “efek disinhibisi”, di mana mereka merasa bebas melakukan apa saja karena tidak melihat ekspresi wajah lawan bicaranya. Edukasi ini membantu anak menumbuhkan empati digital.
b. Literasi Informasi sejak Dini
Pakar komunikasi Howard Rheingold menekankan pentingnya Crap Detection atau kemampuan menyaring informasi. Dengan mengajarkan anak untuk tidak menyebarkan hoaks, kita sedang melatih kemampuan berpikir kritis (critical thinking) mereka agar tidak menjadi korban manipulasi informasi di masa depan.
c. Perlindungan Hukum (UU ITE & UU PDP)
Edukasi ini juga menjadi perisai hukum. Kita mengenalkan secara sederhana bahwa negara memiliki aturan:
1) UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik): Mengingatkan bahwa hinaan dan berita bohong memiliki konsekuensi hukum.
2) UU PDP (Perlindungan Data Pribadi): Mengajarkan anak bahwa identitas dan foto adalah milik pribadi yang harus dijaga.
Kesimpulan:
Gerakan Etika Berinternet di SDN 004 Batu Ampar adalah bukti bahwa 3endidikan karakter tidak boleh berhenti di gerbang sekolah, tapi harus merambah ke dunia maya. Mari kita dukung anak-anak kita menjadi generasi yang tidak hanya cerdas teknologi, tapi juga luhur budi pekertinya.
“Di dunia maya, jempolmu adalah suaramu. Pastikan suaramu membawa kebaikan.”
Referensi:
• Rapor-PBD-SD-Negeri-004-Batu-Ampar-11001647-Data-2025.
• Dolumen 1: Kurikulum SDN 004 Batu Ampar, T.P. 2025-2026
• Shea, V. (1994). Netiquette. Albion Books.
• Rheingold, H. (2012). Net Smart: How to Thrive Online. MIT Press.
• Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2024 (Perubahan UU ITE).
• Undang-Undang RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Danish Muhammad Athar – Juara 2 Lomba Mendongeng FLS3N SD 2025 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau – Kemendikdasmen